Jurnal mei: ke jakarta kan kembali

Hanya seminggu di kota ini. Kota wisata namun kumuh di banyak tempat. Aku harus mengatakan kenyataan pahit ini, suka atau tidak. Dago cukup bersih dan pedestrian banget namun jika ditelusuri arah barat yang banyak tempat wisata justru kumuh, sampah di mana-mana seperti gak ada tukang sapu diterjunkan oleh pemerintahnya. Itu pahit, namun masih lebih pahit lagi kopi americano.

Perjalanan ke jakarta pasti melelahkan, kami pun butuh gula dan kafein. Kami berharap bisa tidur selama di perjalanan meskipun kemacetan itu pemandangan yang cukup indah. Yep.

Ini asupan gula dan kafein dari mister kopi di daerah Dago. Cangkir gede! Porsinya banyak! Entahlah apa bisa dihabiskan dalam waktu setengah jam?!

Iklan

Penulis: indrihandayani

Indri, begitu panggilannya, adalah seorang make-up artist dan esthetician, spesialis di bidang Artistry dan kini sedang belajar mengenai fitonutrisi. Dia tergabung ke international entrepreneurial membership of TQG, suatu sistem entrepreneurship internasional yang memiliki teknik teruji dan ada cabang di berbagai negara. Ngeblog adalah Passion dan berdagang adalah pilihan hidup. Baginya, Shinhwa itu vitamin dan kalo udah selesai semua kerjaan, dia mengisi waktu dengan kristikan sambil menikmati personally brewing of iced americano.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s