Polifenol dalam teh hijau untuk perawatan kulit

Teh hijau atau Camillia sinensis biasa dikonsumsi sebagai minuman herbal berkhasiat dan beberapa dekoade terakhir polifenol dari teh hijau ini menjadi bagian dari bahan-bahan perawatan kulit seperti pada pembersih wajah dan pelembab. Polifenol yang terkandung dalam teh hijau ini berkhasiat sebagai anti oksidan dan anti bakteri. Oleh sebab itu pada pelembab yang mengandung ekstrak teh hijau (green tea) bermanfaat sebagai anti oksidan. Oksidasi pada kulit diakibatkan oleh polusi udara dan zat kimia berbahaya, itulah yang menjadi salah satu penyebab kanker kulit. Sementara ekstrak teh hijau pada pembersih wajah bermanfaat sebagai anti bakteri. Kulit yang mengalami iritasi dari jerawat juga dapat dirawat dengan produk perawatan wajah yang mengandung polifenol.

Konsumsi teh secara teratur diketahui memiliki berbagai manfaat seperti peningkatan status antioksidan di dalam tubuh yang berperan dalam menurunkan angka kejadian kanker, penyakit jantung koroner, atherosclerosis, stroke, mengurangi inflamasi dan meningkatkan sensitivitas insulin. Berbagai manfaat yang diperoleh dari konsumsi teh ini berasal dari kandungan zat (phytochemical) di dalam teh itu sendiri, khususnya asam fenolat, flavonoid, catechin (C), epicatechin (EC), epicatechin-3-gallate (ECG), gallocatechin (GC), epigallocatechin (EGC) dan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dan turunan flavanol lainnya. Kandungan polifenol di dalam teh ini memberi manfaat melalui aktivitas “ pembersihan” radikal bebas , antioksidan dan metal complexing actions.

Referensi:

Green tea and skin

Aktivitas polifenol pada teh hijau

Polifenol efektif menghilangkan jerawat?

Teh hijau, tanaman sejuta manfaat

 

 

Iklan