Proyek tata rias: makeup wisuda natural rosy

Hari ke tiga wisudaan di universitas indonesia. Si kakak bilang, wisudaan selama tiga hari beneran melelahkan. Tubuh lelah, wajah juga lelah. Wajah kakak perlu perawatan dan massage setelah ini, agar bernafas lega, supaya relax juga dan ready untuk hari Senin.

Kakak memilih busana warna netral, warna jilbab juga netral, cakep kak. Hari terakhir dia mau riasan yang natural flawless senada dengan warna busana. Warna khaki cocok dipadankan dengan coklat dan gradasi merah muda. Aku memilih dusty pink untuk lipstick dan blush-on. Sementara warna coklat dipilih untuk area mata agar terkesan rada rustic gitu. Ya know… Cream + coklat + dusty pink, it’s rosy and dusty.

Untuk mata, warna tembaga dan coklat dipadankan dengan warna lipstick. Aku gak begitu suka warna nude sebab masing-masing wajah ada yang cocok diberi warna nude ada juga wajah yang terlihat datar tak bercahaya

Iklan

I want to add more gold at her coz it would make her like a star, the center of attention. So applied a fine gold line on her cupid bow, her cheek, and at her lids actually. She has big round eyes, small lips, and she’s cute. Small lips is cute, pink lips is youthful. She’s still young no matter what, so I made her eyes more intense yet not too smokey. I choosed chopper shades of eyeshadow to match the gold and chopper shades on the cheek and lips. It would make her intense look yet cutie. This makeup tutorial for round eyes would be good for you just check it out and don’t forget to share your stories about how to make that not too smokey eyes okay.

That’s my thought of makeup for prewedding, makeup for wedding or rias pengantin, and makeup glamour for pesta.

Kemaren abis mengikuti seminar pengantin solo kemudian mengikuti lomba merias tema pengantin komersil, bebas mo pake kostum pengantin apa aja yang penting hepi-hepi. Aku sih hepi tapi modelku gak hepi, dia jackpot sedari berangkat. Jackpot di mobil, kena deh tuh karpet hadeuuuhhh… bikin kerjaan aja nih model.

Trus pas di lokasi, dianya jackpot lagi di toilet. Aku nunggu lumayan lama padahal acara lomba segera dimulai, hadeuuuh nih model ngapain lagi kelamaan di toilet. Akhirnya aku periksa ke toilet, ternyata bener dia jackpot. Kesel sih iya, belum lagi mobil aku kena muntahan. Sabar…

Aku bersabar donk, sambil berharap muntahan itu selesai ketika lomba dimulai. Kami pun mulai merias, menit demi menit berlalu. Riasan dasar pun dipastikan mulus, namun dirusak oleh modelku yang pengen muntah. Sabarkan aku Ya Allah…

AKhirnya aku pun mundur dari perlombaan. Nih model gak mungkin bertahan hingga akhir acara. Aku pun rela jika harus mundur dari lomba, daripada nih kostum pengantin aku kena muntahan dia. Daripada semua orang bete gegara kena muntahan dia. Ya sudahlah, kemarin memang bukan hari yang baik. Kami pun pulang lebih awal.

Pelajaran buat aku, lain kali pilih model yang sehat jasmani dan rohani.

Awal mula terjun ke penata rias

Awal mula terjun ke dunia penata rias itu dimulai tahun 2015, ketika anakku yang ke dua berumur setahun. Aku pikir, ini adalah profesi yang memang sejalan dengan hobi aku yaitu menggambar. Lagian anak dah dua, jadi aku kudu cari kegiatan yang gak menyita waktu kebersamaan dengan keluarga. So aku pilih kursus tata rias di kampung aku… kampung aku tuh di kota Medan hehehehe…

Aku kursus di sana selama tiga bulan, khusus untuk pengantin. Waktu itu set kosmetik yang dianjurkan tetap PAC yah, aku pun melengkapi set kosmetik untuk rias pengantin secukupnya. Gak perlu lengkap kap kap, yang penting untuk dasar-dasar rias pengantin dah mumpuni kosmetiknya, seperti gambar di atas. Aku beli beautycase biar bawanya enak, eh gak taunya berat. Aku beli kuas di pasar tradisional, murah, eh gak tau canggih. Sampe sekarang aku masih pake set kuas itu, kayak keramat gitu bagi aku.

Dikit-dikit lama kelamaan jadi bukit, awalnya cuma punya set kosmetik PAC seadanya, sekarang dah punya sampai ke Artistry, MAC dan Urban decay. Namun kuas, tetep pake yang dulu, yang belinya di pasar tradisional. Canggih punya itu… ahahhaa…

Gak ada kata terlambat. Sampe tua renta juga kita masih perlu belajar. Dah ahli sekalipun masih perlu belajar. Gak ada kata berhenti kalo orang yang lapar ilmu. Cuma kita pilih ilmu yang bermanfaat buat dunia dan akhirat, kerjaan yang halal, makanan pun yang halal. insyaAllah hidup kita pun dilindungi Allah SWT.

Yah sama-sama belajar… sama-sama mengingatkan ya kan…

Ikutan ajang lomba kosmetik Inez

Ini foto rada burem yeee… tapi okelah buat eksis ahahaha…

Ikutan lomba ini beneran memberi pengalaman yang buanyak banget buat aku, dan alhamdulillah target aku yaitu merias wajah total look dalam waktu 45 menit berhasil. Mereka juga berhasil dan banyaaaakkk yang hasilnya pada cakep cetarrr.

Awalnya sempat tremor nih jari hadeuuuhhh akhirnya aku meremin mata, menenangkan diri dan meluruskan niat and do my best to get that 45 minutes.

Ikutan lomba tuh banyak positifnya yah, pertama mental terlatih, ke dua kita juga terbiasa bekerja dalam segala kondisi mulai dari tekanan ringan hingga yang heavy duty heavy stress… trus pastinya aku punya kenalan baru.

Aku seneng banget bisa ikut event ini apalagi temen aku pada saling mendukung yah. Para model-modelku yang cantiiikkk, kalian the best dan coorporate banget. The Best👍

Rias pengantin minang di depok, rias pengantin minang di jakarta, paket dekorasi hantaran, dekorasi seserahan, paket pelaminan murah di rumah, pakey perawatan facial spa pengantin di depok, dan paket rias pengantin termasuk makeup prewedding –> silahkan hubungi whatsapp 081246774547 dan kunjungi http://www.ukhtidiva.com