Bulan perdana si Mochi dan masak Mie ayam

Semakin dibaca semakin pusing. Otak ini seperti kerja rodi mencari-cari data yang terkubur bertahun-tahun. Kadang aku merasa kasihan juga dengan otak ini. Tapi gimana yah… Kalo gak dilatih berpikir, maka aku bakal pikun sebelum waktunya. Kebanyakan mikir malah bikin botak. Hadeuuuhhh…

Seharian ini asli gerah banget, cuaca panas tak berangin. Pendingin ruangan pun kerja rodi. Kucing-kucing di rumah ini juga gak kalah sibuk donk… Ini musim kawin, si jantan meraung menunjukkan eksistensi sementara si betina melongo, mencari-cari siapa pemilik suara gagah itu.

Kucing betina kami bernama Mochi. Bulan ini adalah bulan perdana baginya. Tapi sayang, dia gak bisa memilih mana jantan yang ganteng keren, mana yang berkurap. Too bad… Padahal kami berharap anak kucing imut lucu hadir meramaikan suasana.

Tetanggaku ada yang jago bikin mie ayam, asli enak. Kelihatannya dia sibuk banget sampe gak jual mie ayam lagi padahal mie ayam dia cocok di lidah dan homemade. Di kulkas superindo ternyata ada mie ayam dan pangsit, surprise banget. Keinginan menyantap mie ayam tak tertahankan, sementara aku gak pandai sama sekali memasak mie ayam. Warung mie ayam, tetanggaku yang jago masak mie ayam, kalian semua TOP saluuuttt. Akhirnya aku beli deh ini bahan-bahan menu mie ayam daripada kebawa mimpi.

Masak mie ayam gimana sih?

I dunno… I just do it. Campur aduk semua bahan lalu disantap sambil nonton variety show lawas Shinhwa Broadcast. I love them a llllllottt. Mie ayam acak kadut bikinanku yeaaaahhh, rasanya? out of my imagination hahah.

Too many information, got hectic.

Got to sleep earlier coz tomorrow never dies. Need to wash… Need to hydrate. Please wait a little longer, Miko.

Iklan

Sukses bisnis rumahan: cara mendapatkan uang

mykonos02

Hello para pembaca…

Jika ada di antara kita yang belum mendapat pekerjaan, tetaplah bersemangat dan pandang dunia ini dengan cara yang lebih positif. Segala sesuatu itu terjadi bukan asal-asalan, melainkan atas dasar sebab-akibat. Bisa saja ini adalah proses kehidupan yang harus dilalui, namun harus tetap berpegang kepada Maha Pengasih, Maha Pemberi, agar kita mendapatkan pekerjaan yang layak dan atas ijin-Nya kita berlimpah rejeki.

Apapun pilihan kita, entah itu bekerja atau berdagang, selama itu halal dan dilakukan demi Dia, mudah-mudahan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekeliling kita. Jadi, apa yang ditakutkan?

Usaha mandeg?

Jabatan mandeg?

Bisnis mandeg?

Berusaha terus, ibadah terus, beramal terus jangan putus. Ini adalah cara ampuh, rahasia ampuh, sebab Dia itu Maha Pemberi, Maha Kuasa. Mau minta ke siapa lagi?

So, don’t worry. Everything’s gonna be okay.

Jatuh-bangun dalam kehidupan itu wajar, apalagi berdagang. Hari ini laku terjual, seminggu ke depan gak ada yang terjual. Ini wajar apalagi jika kita mati-matian berjuang berusaha agar dagangan laris secara halal dan jauh dari maksiat. Jika gagal, buntu, seret rejeki, anggaplah ini ajang belajar. Uang sekolah kan mahal.

Aku dan liebling juga mengalami jatuh-bangun dalam segala hal. Bahkan seekor kucing pun gak setiap hari mendapatkan makanan dari tong sampah. Dia Maha Adil dan Maha Bijaksana kan? Bahkan tanaman sekalipun, kadang disiram, kadang enggak.

Lalu dari semua bisnis yang dilakukan, aku dan liebling kembali memilih peluang bisnis ini. Pengalaman memang mahal harganya karena langka, jarang-jarang Maha Esa membuka khasaf untuk melihat jernih suatu permasalahan. Mahal…

Modalnya minim sekali namun belum tentu murah. Pengalaman yang biasa-biasa saja kami jadikan modal, lalu keberanian dan tekad juga menjadi modal. Sewa toko? manajemen produksi? manajemen SDM? manajemen keuangan? wah, banyak banget yang harus diurus. Jika itu semua diberikan kepada satu perusahaan bonafit dan sangat berpengalaman tentu sangat membantu tugas kita dan bermanfaat kan?

Biarkan perusahaan bonafit ini yang mengatur, mulai dari hulu ke hilir. Kita hanya perlu mengatur waktu untuk menjalankan bisnis, berdagang sesuai syariat. Uang buat sewa toko dialihkan ke investasi berkualitas. Mudah kan?

Cara mendapatkan uang yang lebih efektif adalah, dengan menjaga kesehatan jiwa dan badan kita, ya kan? mens sana in corpore sano. Kalo kita sakit, ke kantor pun gak bisa, membuka toko pun terasa berat. So, jaga kesehatan jiwa dan raga, kalo perlu ubah gaya hidup.

Mudah-mudahan, selama niat kita lurus yaitu hanya demi Dia, apapun yang kita lakukan bekerja atau berdagang, membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang-orang di sekiling kita.

 

sukses bisnis rumahan: mengatur waktu untuk keluarga

Hello para pembaca…

Bagaimana hari-hari Anda?

Jika kita melakukan aktivitas yang digeluti, disukai, wajar bila kita merasa waktu berlalu begitu cepat. Hari berlalu begitu cepat, tiba-tiba sudah akhir pekan dan tiba-tiba Senin datang lagi. Lalu, kita pun berpikir, apakah kita telah melakukan hal yang benar dan bermanfaat beberapa hari ini? apa yang akan kita lakukan besok? besoknya lagi? bermanfaatkah? efektifkah?

Liebling pernah menyampaikan kepadaku tentang cita-citanya, impian yang ingin dicapai pada lima tahun mendatang. Dia seorang karyawan dan tentu saja punya impian. Impiannya itu gak bisa dicapai jika hanya mengandalkan upah karyawan. Dia harus melakukan sesuatu untuk menambah penghasilan, dia ingin melakukannya, kami ingin melakukannya.

Demi apa? demi Dia.

Itu abstrak, benar.

Sesuatu yang abstrak dan ghaib, gak bisa diterima dengan akal manusia jaman sekarang. Tapi mau gak mau, segala sesuatu yang kita lakukan memang demi Dia kan? setidaknya ini keyakinan kami.

Abstrak namun bisa diukur. Misalnya, lima tahun lagi dia ingin menunaikan ibadah haji demi Dia. Terukur kan?

Lalu kami pun memulai beberapa bisnis konvensional, berharap ada penghasilan tambahan dari situ. Setahun-dua tahun aliran kas masih stabil. Memasuki tahun ke tiga, aku menyerah karena tenaga dan waktu habis terkuras untuk menjaga kestabilan bisnis bagian hulu. Memantau proses produksi, memantau pegawai, dan sebagainya.

Menyerah lebih cepat untuk mendapatkan peluang yang lebih besar, bisakah?

Aku gak tau. Rejeki itu Tuhan yang mengatur. Kita hanya bisa berusaha dan beribadah, sisanya urusan Dia. Itu sebabnya, aku dan liebling memberanikan diri untuk mengambil peluang bisnis yang satu ini lagi-lagi karena Dia demi Dia, bukan yang lain. Abstrak…

Lalu apa yang terjadi?

Aku punya banyak waktu untuk beribadah, apalagi mengurus keluarga. Ini peran terbesar untukku kan? Liebling lebih menikmati kebersamaan bersama keluarga di akhir pekan karena beban pikiran lumayan berkurang. Berdagang tanpa berhutang itu bermanfaat kan?

Mudah-mudahan kita semua terbebas dari mudorot, amiin.

Bagaimana dengan Anda? jika Anda ingin berdagang, demi apa? sampaikan komentar Anda di sini, para pembaca membutuhkannya.

 

Blogger 101: belajar menulis blog 03

Hai para pembaca setia…

Baca deh blog terbaru saya mengenai penyebab jerawat di area dagu. Aku ambil satu paragraf untuk di jadikan materi pembelajaran tentang dasar-dasar menulis blog di sini, semoga bermanfaat bagi kita semua.

“Jika Anda berjerawat di daerah dagu, maka itu dipengaruhi oleh hormon. Bisa karena gangguan hormonal akibat penggunaan pil KB, bisa karena datang bulan, bisa juga karena faktor hormonal lain. Seperti yang diberitakan di dailymail.co.uk bahwa jerawat itu sangat dipengaruhi oleh kondisi internal tubuh ditambah lagi radikal bebas yang menerpa kulit wajah telanjang.”

Paragraf di atas merupakan paragraf pembuka dengan menggunakan jenis paragraf deduksi, artinya alinea pertama menjadi topik yang akan dibicarakan dalam paragraf tersebut. Alinea berikutnya merupakan penjelasan baik itu sebab-akibat. Anda juga bisa mengembangkan paragraf secara deskriptif.

x.o.x indri handayani

#wowtheteam –> bergabung di grup belajar menulis blog ini bersama mentor, 1 on 1 sharing, from heart to heart. Silahkan klik di sini bagi Anda yang berminat untuk menulis blog dari dasar hingga menjadi hobi Daftar mentoring menulis blog

 

 

Blogger 101: belajar menulis blog 02

Para pembaca…

Sudahkah Anda membaca catatan pribadi mengenai penyebab munculnya jerawat di area pipi dan hidung? jika belum, Anda dapat membacanya di sini Perawatan wajah: jerawat di area pipi dan hidung  catatan pribadi ini akan digunakan sebagai contoh untuk materi belajar menulis blog bagian ke dua di sini.

Bagaimana memulai suatu paragraf? izinkan saya menjelaskan secara singkat di sini dengan mengutip satu paragraf dari catatan pribadi sebelumnya.

“Membersihkan wajah menggunakan susu pembersih dan toner memang memakan waktu. Orang yang suka bergerak cepat dan ringkas lebih suka membersihkan wajah dengan sabun pembersih. Jika sabun pembersih wajah yang dipilih sesuai dengan jenis kulit maka gak ada masalah. Jika gak sesuai maka kulit wajah akan mengalami dehidrasi lalu iritasi dan banyak dampak lain bagi kulit seperti mudah muncul komedo dan jerawat. Sesekali kita perlu ke dokter kulit untuk mengetahui apa penyebab munculnya jerawat secara keseluruhan dan berikut ini beberapa penyebab munculnya jerawat di area pipi dan hidung.”

Berdasarkan kalimat utama, paragraf terdiri dari beberapa jenis seperti deduksi dan induksi. Paragraf deduksi dibentuk oleh susunan kalimat yang bertujuan untuk menjelaskan topik di alinea pertama. Sementara paragraf induksi dibentuk oleh susunan kalimat yang bertujuan untuk menjelaskan topik di alinea terakhir. Dengan memahami kedua jenis paragraf ini, Anda dapat dengan mudah mengembangkan kalimat hingga membentuk paragraf pembuka.

Misalkan topik catatan pribadi sebelumnya adalah mengenai perawatan kulit berjerawat khusus di area pipi dan hidung. Kemudian kita gunakan jenis paragraf induksi sebagai paragraf pembuka, seperti contoh kutipan di atas.

Inti permasalahan dari topik yang dibicarakan adalah penyebab timbulnya jerawat di area pipi dan hidung sehingga perlu dilakukan perawatan. Inti permasalahan diletakkan di alinea terakhir sebagaimana syarat menulis paragraf induksi. Sementara alinea pembuka dan seterusnya menjelaskan sekilas salah satu penyebab munculnya jerawat secara umum yaitu malas membersihkan wajah. Meskipun banyak penyebab lain, tetapi itu bisa dijabarkan dan dikembangkan nanti di paragraf berikutnya. Begitulah cara mudah untuk memulai suatu paragraf.

x.o.x indri handayani

#wowtheteam –> bergabung di grup belajar menulis blog ini bersama mentor, 1 on 1 sharing, from heart to heart. Silahkan klik di sini bagi Anda yang berminat untuk menulis blog dari dasar hingga menjadi hobi Daftar mentoring menulis blog